This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 01 Juni 2014

MANFAAT RAJIN MINUM TEH HITAM


Teh hitam dapat membuat hidup lebih sehat. Sebuah penelitian terhadap lebih dari 3.400 orang dewasa di Arab Saudi, di mana masyarakatnya dikenal suka minum teh, menemukan bahwa mengonsumsi teh hitam lebih dari enam cangkir sehari bisa menurunkan risiko terkena penyakit jantung koroner lebih dari 50 persen. Menurut penelitian tersebut, antioksidan yang disebut flavonoids, yang terdapat pada teh hitam dan teh hijau, ternyata dapat menjadi senjata yang potensial untuk mencegah penyakit jantung.

''Teh, minuman yang dikonsumsi masyarakat di seluruh penjuru dunia, adalah bahan yang kaya akan unsur antioksidan ini,'' ujar para peneliti dalam studi yang dipimpin oleh Dr Iman A Hakim dari Universitas Arizona, Tucson, Amerika Serikat.

Teh hitam merupakan minuman favorit bagi kebanyakan masyarakat di dunia belahan timur. Sementara baru sedikit studi yang mencoba meneliti khasiat teh hitam bagi kesehatan. Padahal di belahan dunia lainnya teh hitam banyak dikonsumsi. Para peneliti mewawancarai 3.430 warga Arab Saudi yang berusia 30 hingga 70 tahun. Mereka diminta untuk mengisi kuis tentang kebiasaan diet, riwayat merokok, minum kopi, olahraga, serta faktor-faktor lainnya.

Hanya enam persen dari mereka yang terdiagnosis menderita penyakit jantung koroner. Minum teh sudah merupakan kebiasaan di Arab Saudi. Sekitar 90 persen dari responden yang terlibat dalam penelitian ini mengonsumsi teh setiap harinya. Para peneliti menemukan bahwa mereka yang minum teh lebih dari enam cangkir sehari (yang jumlahnya mencapai 20 persen dari responden) memiliki risiko terkena penyakit jantung 50 persen lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak minum teh.

Temuan ini tetap berlaku meskipun para peneliti telah memyesuaikannya dengan faktor-faktor risiko lain seperti merokok, obesitas, tingkat kolesterol, serta gaya hidup yang kurang banyak bergerak. Secara umum, orang yang menderita penyakit jantung cenderung sedikit mengonsumsi teh dibandingkan mereka yang lebih sehat, yakni 3,5 cangkir berbanding 4,5 cangkir per hari.

Bagaimana kebiasaan minum teh bisa meningkatkan kesehatan jantung? Para peneliti menerangkan bahwa flavanoids yang terdapat di dalam teh bisa menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko stroke hingga 12 persen. Ini berlaku bagi mereka yang mengonsumsi tiga cangkir teh sehari. Selain itu, flavanoids juga bisa menurunkan risiko pembekuan darah di arteri, dan mengurangi tingkat LDL atau 'kolesterol jahat'.

Yuk, mulai minum teh hitam...


Sumber REPUBLIKA.CO.ID

Senin, 26 Mei 2014

Minum Teh Hitam Turunkan Resiko Jantung Koroner

Minum Teh Hitam Turunkan Resiko Jantung Koroner 


AMERIKA SERIKAT (Berita SuaraMedia) - Siapa yang tidak mengenal teh? Minuman yang berasal dari pucuk daun teh ini sudah menjelajah hampir seluruh belahan dunia. Rasa teh pun kini muncul dengan beragam rasa, mulai dari teh rasa apel, teh melati, teh strawberry sampai teh hijau. Semua rasa-rasa itu semakin mem-perkaya varian rasa teh dan juga dapat memberikan pilihan kepada pe-nikmat teh sesuai selera mereka masing-masing. Selama ini teh hijau dipercaya mampu mengurangi serangan koroner, stroke, diabetes, darah tinggi, dan kanker hati menjadi penyakit yang menakutkan bagi setiap orang. Sehingga banyak produsen teh berlomba-lomba mengeluarkan produk minuman teh hijau kemasan yang lebih praktis. Tetapi benarkah hanya teh hijau yang berkhasiat seperti itu?
Tahukah Anda, bila ada satu jenis teh yang ternyata memiliki khasiat yang sangat baik untuk tubuh? Teh hitam! Dalam beberapa penelitian yang dilakukan terhadap teh hitam, ditemukan hasil yang menunjukkan bahwa dengan mengkonsumsi teh hitam dapat menurunkan resiko serangan jantung.
Guru Besar Pangan dan Gizi Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Dr Ali Khomsan MS dan ahli kesehatan jantung Dr Mohammad Taufik Spj dalam sebuah diskusi tentang teh, di Bogor, belum lama ini mengemukakan, teh hitam (black tea) juga berkhasiat sama seperti teh hijau karena kandungan radikal bebas yang terkandung di dalamnya.
"Memang benar teh hitam mempunyai manfaat seperti menurunkan risiko kanker, mencegah jantung koroner, mencegah penuaan, dan juga bisa menurunkan kadar kolesterol dalam darah," kata Prof Dr Ali Khomsan.
Prof Ali menjelaskan, dari berbagai referensi, diketahui bahwa teh hitam yang selama ini dikonsumsi masyarakat kita cukup banyak mengandung komponen senyawa yang baik bagi tubuh. Utamanya adalah antioksidan serta Theaflavin cukup tinggi. Senyawa itulah yang mempunyai efek dapat mengurangi risiko-risiko penyakit seperti kanker dan mencegah jantung koroner. "Teh hitam atau black tea itu dibuat dari pucuk daun teh segar yang dibiarkan menjadi layu sebelum digulung, kemudian dipanaskan dan dikeringkan. Teh hitam disebut juga teh fermentasi" tutur Ali Khomsan.
Salah seorang pakar kesehatan jantung dari Kota Hujan Bogor, Dr H Mohammad Taufik SpJ mendukung pendapat Prof Dr Ali Khomsan yang menyebutkan teh hitam bermanfaat untuk mengurangi penyakit jantung koroner, kanker, diabetes dan stroke.
Sayangnya, menurut Taufik, manfaat yang terkandung dalam meminum teh hitam belum banyak diketahui oleh masyarakat. Hal ini disebabkan kurangnya sosialisasi maupun publikasi dari berbagai penelitian tentang manfaat black tea bagi kesehatan.
Beberapa waktu lalu, Pusat Jantung Nasional Rumah Sakit Jantung Harapan Kita Jakarta (RSJHK) juga memaparkan hasil penelitiannya dalam talkshow dengan tema "Efek Teh Hitam dalam Mencegah dan Mengatasi Risiko Penyakit Jantung Koroner" di aula RSJHK Jakarta. Menurut hasil penelitian tersebut, Katekin dalam teh hitam, senyawa yang disebut-sebut sebagai aktor yang mampu melawan penyakit degeneratif adalah senyawa Theaflavin.
Senyawa Theaflavin merupakan antioksidan, anti kanker, anti mutagenik, antidiabetes dan anti penyakit lainnya. Senyawa Theaflavin dalam Teh hitam jumlahnya cukup signifikan.
Secara sederhana, antioksidan dinyatakan sebagai senyawa yang mampu menghambat atau mencegah terjadinya oksidasi. Berdasarkan sumbernya, antioksidan dapat dibagi menjadi antioksidan alami dan sintetis.
Theaflavin merupakan antioksidan alami yang sangat potensial. Kemampuannya sebagai penangkap radikal bebas sudah tidak dapat dipungkiri lagi kesahihannya. Kemampuan theaflavin sebagai antioksidan ternyata tidak cukup sampai di situ.
Aktivitasnya sebagai antioksidan dalam menghambat oksidasi low density lippoprotein (LDL) ternyata menunjukkan hal yang menakjubkan. Dalam seduhan teh hitam, theaflavin memberikan warna merah kekuningan.
Sementara itu thearubigin dan theanapthoquinone masing-masing memberi warna merah kecoklatan dan kuning pekat. Untuk hal rasa, bersama-sama kafein, theaflavin yang ada dalam teh hitam memberikan rasa segar.
Penelitian di Belanda menyimpulkan bahwa kebiasaan minum teh hitam dapat mencegah penimbunan kolesterol pada pembuluh darah arteri, terutama pada wanita. Minum teh hitam satu sampai dua cangkir mampu menekan penimbunan kolesterol hingga 46 persen dan jika minum 4 cangkir dapat mencapai 69 persen.
Hal tersebut ditunjang oleh hasil penelitian di Amerika Serikat yang menunjukkan serangan jantung berkurang 40 persen pada orang-orang yang membiasakan minum teh hitam.
Teh hitam juga menunjukkan kemampuan yang meyakinkan sebagai sumber bahan pangan alami bagi para penderita diabetes, terutama dalam kapasitasnya menaikkan aktivitas insulin.
Penelitian yang dilakukan Departemen Pertanian Amerika Serikat yang telah dipublikasikan dalam Journal Agric Food Chem 2002, menunjukkan kemampuan teh hitam meningkatkan aktifitas insulin melebihi dari teh hijau maupun teh Oolong.
Sementara itu, menurut Dokter Spesialis Jantung, Mohammad Taufik, biasanya, para ahli kesehatan akan mempublikasikan hasil penelitiannya, setelah beberapa kali melakukan penelitian. Bila hasil penelitiannya menunjukkan hasil yang sama, baru penelitian tersebut dipublikasikan. Namun bila baru satu kali penelitian, hasilnya belum akan dipublikasikan.
"Kalau penelitian itu baru sekali kami lakukan tidak mungkin kami mempublikasikannya. Biasanya penelitian yang telah dipublikasikan adalah penelitian yang telah berulang-ulang," ujar dokter sepesialis jantung ini.
Lebih Unggul
Berdasarkan proses pengolahannya, teh diklasifikasikan menjadi tiga jenis yaitu teh hitam (fermentasi atau oksimatis, kependekan dari oksidasi ensimatis), teh Oolong, dan teh hijau. Konsekuensi logis dari perbedaan proses tersebut, menyebabkan lahirnya perbedaan produk teh baik secara fisik maupun kimia.
Secara kimia, perbedaan yang paling menonjol adalah perbedaan kandungan komposisi senyawa polyfenol. Pada proses pengolahan teh hitam, dan teh Oolong, sebagian katekin berubah menjadi theaflavin, thearubigin, dan theanaphtoquinone.
Meski tidak sepopuler nenek moyangnya (katekin), theaflavin sudah banyak dipelajari oleh sejumlah peneliti. Sejumlah penelitian menyatakan bahwa theaflavin lebih potensial dari pada katekin, mengingat secara struktur theaflavin lebih potensial dari pada katekin.
Hal ini bisa dilihat dari seberapa banyak gugus hidroksi (OH) yang dimilikinya. Gugus hidroksi ini dapat berfungsi sebagai anti radikal bebas atau antioksidan. Semakin banyak gugus hidroksi suatu senyawa, maka kemampuannya sebagai senyawa antioksidan semakin baik.

Theaflavin hanya terdapat dalam teh hitam atau teh yang telah mengalami oksimatis. Theaflavin merupakan hasil oksidasi katekin akibat proses oksimatis pada pengolahan teh hitam. Kekuatan Theaflavin setara dengan Katekin bahkan beberapa publikasi terkini menyatakan bahwa theaflavin lebih potensial dari katekin.
Indonesia sendiri saat ini tercatat sebagai produsen teh terbanyak nomor lima di dunia. Namun teh hitam Indonesia berdasarkan penelitian, mengandung theaflavin yang lebih tinggi dibandingkan Jepang maupun China. Dengan demikian, jika kita meminum teh hitam asli Indonesia, kecenderungan mencegah penyakit jantung koroner seperti yang disebutkan di atas makin tinggi. Sayangnya hal ini belum banyak diketahui oleh bangsa Indonesia sendiri.
Teh hitam ini juga mampu merontokkan kolesterol dalam darah yang menghambat aliran darah dalam tubuh. Selain itu teh hitam juga dapat menghambat pembentukan tromboksan dan fibrinogen yakni penyebab terjadinya pembekuan darah.
Di dalam teh hitam terdapat komponen senyawa dimana senyawa itulah yang dapat mengurangi resiko-resiko seperti mencegah jantung koroner seperti yang telah dijelaskan di atas serta kanker. Selain itu didalam teh hitam juga mengandung antioksidan yang mana senyawa ini mampu mencegah oksidasi, dan teaflavin yakni senyawa antioksidan alami yang dapat menangkal radikal bebas seperti di atas.
Pada dasarnya kolesterol memang dibutuhkan oleh tubuh, namun bila jumlahnya di dalam tubuh terlalu banyak, maka bisa menyumbat pembuluh darah. Akibatnya, orang tersebut berisiko terkena serangan jantung, stroke dan juga diabetes.

Di antara sekian banyak jenis minuman, teh merupakan jenis yang memberikan begitu banyak manfaat. Kebiasaan meminum teh hitam, misalnya dapat menjadi upaya terbaik bagi pencegahan penyakit berat yang disebabkan gaya hidup seperti jantung, kanker dan diabetes.  

Tiga jenis penyakit tersebut memang menakutkan karena prevalensinya kini makin meningkat dan tak hanya menyerang orang berusia lanjut, melainkan juga kalangan produktif.     

Salah satu penyebab timbulnya penyakit tersebut adalah adanya akumulasi radikal bebas atau oksidan yang dapat menghancurkan sistem jaringan dan integritas DNA dalam tubuh. Kondisi tersebut merangsang percepatan proses penuaan, penghancuran lever dan menyebabkan penyakit berat lainnya seperti penyakit jantung dan kanker.

Teh hitam  dibuat dari pucuk daun teh segar yang dibiarkan menjadi layu sebelum digulung, kemudian dipanaskan dan dikeringkan. Teh hitam disebut juga teh fermentasi.

Pakar kesehatan jantung dari Kota Hujan Dr H.Mohammad Taufik Sp.J mendukung pendapat Ali Khomsan yang menyebutkan teh hitam bermanfaat untuk mengurangi penyakit jantung koroner, kanker, diabetes dan stroke. 

Menurut Taufik, sayangnya, manfaat yang terkandung dalam teh hitam belum banyak diketahui masyarakat. Hal ini disebabkan kurangnya sosialisasi maupun publikasi dari berbagai penelitian tentang manfaat teh hitam bagi kesehatan.

Untuk hal rasa, bersama-sama kafein, theaflavin yang ada dalam teh hitam memberikan rasa segar. Mengutip penelitian di Belanda, Taufik menyatakan, kebiasaan minum teh hitam  dapat mencegah penimbunan kolesterol pada pembuluh darah arteri, terutama pada wanita. (fn/dc/hw/km) 
sumber  www.suaramedia.com

Teh Hitam Peredam Penyakit Jantung, Kangker dan Diabetes


Teh Hitam Peredam Penyakit Jantung, Kanker dan Diabetes

Penyakit jantung koroner, stroke, diabetes, darah tinggi serta kanker hati sekarang masih menjadi penyakit pembunuh nomor satu di Indonesia. Belakangan penyakit tersebut tak hanya menyerang orang lanjut usia karena faktor degeneratif tapi usia produktif.

Indonesia pun dikenal sebagai negara dengan pengidap diabetes nomor empat terbanyak di dunia. Usia penderita diabetes pun makin merentang ke bawah dengan dengan usia 25 - 45 tahun. Sementara 10 tahun lalu pasien diabetes rata-rata mereka yang berusia 50 tahun keatas.

Salah satu penyebab munculnya penyakit tersebut adalah adanya akumulasi radikal bebas atau oksidan. Radikal bebas dapat menghancurkan sistem jaringan dan integritas DNA dalam tubuh kita. Kondisi ini menstimulus percepatan proses penuaan, penghancuran liver dan menyebabkan penyakit papan atas lainnya seperti penyakit jantung dan kanker.

Setelah kemajuan industri dan makin tingginya peluang terkena penyakit tersebut, orang-orang beralih ke pengobatan pencegahan, berupa minuman dari bahan natural. Salah satunya adalah mengkonsumsi minuman yang mengandung zat alami mengurangi radikal bebas seperti teh hitam atau black tea.

Khasiat teh hitam diungkap Guru Besar Pangan dan Gizi Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Dr. Ali Khomsan MS dan ahli kesehatan jantung dr Mohammad Taufik Sp.J ”Memang benar teh hitam atau black tea mempunyai manfaat seperti menurunkan resiko kanker, mencegah jantung koroner, mencegah penuaan dan juga bisa menurunkan kadar kolesterol dalam darah,” papar Prof Dr Ali Khomsan MS.

Lebih lanjut Ali Khomsan menjelaskan, dari berbagai referensi, diketahui bahwa black tea yang selama ini dikonsumsi masyarakat kita, cukup banyak mengandung komponen senyawa yang baik bagi tubuh. Utamanya adalah antioksidan serta Theaflavin cukup tinggi. Senyawa itulah yang mempunyai efek dapat mengurangi resiko-resiko penyakit seperti seperti kanker dan mencegah penyakit jantung koroner.

”Teh hitam atau black tea dibuat dari pucuk daun teh segar yang dibiarkan menjadi layu sebelum digulung, kemudian dipanaskan dan dikeringkan. Teh hitam disebut juga teh fermentasi,” katanya.

Salah seorang pakar kesehatan jantung dari kota Hujan Bogor, Dr H Mohammad Taufik Sp.J mendukung pendapat Prof Dr. Ali Khomsan yang menyebutkan black tea bermanfaat untuk mengurangi penyakit jantung koroner, kanker, diabetes, dan stroke.

Sayangnya, menurut Taufik, manfaat yang terkandung dalam meminum teh hitam belum banyak diketahui oleh masyarakat. Hal ini disebabkan oleh kurangnya sosialisasi maupun publikasi dari berbagai penelitian tentang manfaat black tea bagi kesehatan.

Beberapa waktu lalu, Pusat Jantung Nasional, Rumah Sakit Jantung Harapan Kita (RSJHK) juga memaparkan hasil penelitiannya dalam talkshow dengan tema ”Efek Teh Hitam dalam Mencegah dan Mengatasi Resiko Penyakit Jantung Koroner” yang diadakan di Aula RSJHK Jakarta.

Menurut hasil penelitian tersebut, Katekin – zat yang disebut dapat melawan penyakit degeneratif, ternyata berupa Theaflavin. Senyawa ini merupakan antioksidan, antikanker, antimutagenik, antidiabetes dan anti penyakit lainnya. Senyawa Theaflavin dalam teh hitam cukup signifikan.

Secara sederhana antioksidan dinyatakan sebagai senyawa yang mampu menghambat atau mencegah terjadinya oksidasi. Berdasarkan sumbernya, antioksidan dapat dibagi menjadi antioksidan alami dan sintetis. Theaflavin merupakan antioksidan alami yang sangat potensial. Kemampuannya sebagai penangkap radikal bebas sudah tidak dapat dipungkiri lagi kesahihannya. Kemampuan Theaflavin sebagai antioksidan tidak cukup sampai disitu. Aktifitasnya sebagai antioksidan untuk menghambat oksidasi LDL (Low Density Lippoprotein) ternyata menunjukkkan hal yang menakjubkan.

Dalam seduhan teh hitam, Theaflavin memberikan warna merah kekuningan, sementara itu Thearubigin dan Theanapthoquinone masing-masing memberi warna kecoklatan dan kuning pekat. Untuk hal rasa, bersama-sama Kafein, Theaflavin yang ada dalam teh hitam memberikan rasa segar.

Penelitian di Belanda menyimpulkan bahwa kebiasaan minum teh hitam atau black tea dapat mencegah penimbunan pada pembuluh darah arteri, terutama pada wanita.. Minum teh hitam satu sampai dua cangkir mampu menekan penimbunan kolesterol hingga 46 persen, dan jika minum empat cangkir dapat mencapai 69 persen.

Hal tersebut ditunjang oleh hasil penelitian di Amerika Serikat yang menunjukkan serangan jantung berkurang 40 persen pada orang-orang yang membiasakan minum teh hitam.

Teh hitam juga menunjukkan kemampuan yang meyakinkan sebagai sumber bahan pangan alami bagi para penderita penyakit diabetes terutama dalam kapasitasnya menaikkan aktifitas insulin. Penelitian yang dilakukan Departemen Pertanian Amerika Serikat yang telah dipublikasikan dalam Journal Agric Food Chem 2002, menunjukkan kemampuan teh hitam meningkatkan aktivitas insulin melebihi dari teh hijau maupun teh Oolong.

Menurut Mohammad Taufik, biasanya, para ahli kesehatan akan mempublikasikan hasil penelitiannya, setelah beberapa kali melakukan penelitian. Bila hasil penelitiannya menunjukkan hasil yang sama, baru penelitian tersebut dipublikasikan. Namun bila baru satu kali penelitian, hasilnya belum akan dipublikasikan. ”Kalau penelitian itu baru sekali kami lakukan tidak mungkin kami mempublikasikannya. Biasanya penelitian yang telah dipublikasikan adalah penelitian yang telah berulang-ulang,” kata dokter sepesialis jantung ini.

Berdasarkan proses pengolahannya, teh diklasifikasikan menjadi tiga jeni, yaitu teh hitam (fermentasi atau oksimatis, kependekan dari Oksidasi ensimatis), teh Oolong dan teh hijau. Konsekuensi logis dari perbedaan proses tersebut, menyebabkan lahirnya perbedaan produk teh baik secara fisik maupun kimia.

Secara kimia, perbedaan yang paling menonjol adalah kandungan komposisi senyawa Polyfenol.

Kamis, 01 Mei 2014

Rahasia Teh Hitam


Anti Kanker Rahasia Teh HitamOleh E. J. MundellCHICAGO (Reuters Health) - Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa konsumsi rutin teh hitam adalah pelindung terhadap sejumlah kanker pada manusia.'Senjata rahasia teh hitam' adalah senyawa yang disebut theaflavin-3'-monogallate (TF-2), salah satu keluarga ampuh anti kanker senyawa yang disebut polifenol.TF-2 `` menunjukkan sifat yang sangat menarik''melawan sel-sel kanker usus besar, menurut peneliti Dr Kuang Yu Chen dari Rutgers University di New Brunswick, New Jersey.Berbicara kepada wartawan pada pertemuan tahunan American Chemical Society, Chen menjelaskan bahwa jika sel terpapar TF-2,maka sel normal tidak terluka, tetapi sel-sel kanker yang akan mati.Dalam percobaan laboratorium, tim Chen menambahkan TF-2 dari daun teh untuk sel sehat dan sel-sel kanker kolorektal. Sel-sel normal tetap berkembang dengan seharusnya , , sementara sel-sel ganas menjalani proses yang disebut apoptosis - sel mati terprogram.Investigasi lebih lanjut, tim Rutgers menemukan bahwa TF-2 muncul untuk menekan aktivitas dari gen 2 Cox. Gen ini telah menjadi fokus penelitian ilmiah yang lebih intens karena, ketika 'aktif,' Cox 2 memicu proses peradangan sebagai bagian integral dari urutan peristiwa yang dapat menyebabkan sel normal berubah menjadi sel kanker. `` Hubungan antara Cox 2 dan kanker usus besar begitu erat kaitannya,''kata Chen.Obat baru populer seperti Vioxx dan Celebrex, digunakan untuk mengobati radang sendi, juga menekan Cox 2. Jadi sementara perusahaan farmasi berlomba untuk menemukan agen yang kompleks yang menghambat Cox 2, Chen percaya salah satu sumber seperti - teh hitam - dapat menghambat pertumbuhan Cox 2.Rahasia Teh Hitam

Sumber : Reuters

Sabtu, 19 April 2014

Konsumsi Teh Hangat Dan Manfaatnya


Secangkir teh hangat dapat membuat anda lebih rileks .Penelitian menunjukkan konsumsi teh dapat membantu mencegah berbagai macam penyakit.
Penelitian medis terbaru adalah menemukan kekuatan penyembuhan potensial dalam minuman teh. Penelitian terbaru, misalnya, menunjukkan minum teh dapat membantu mencegah penyakit Parkinson. Dan beberapa studi menunjukkan bahkan mungkin dapat menyelamatkan nyawa.
Manfaat dari konsumsi teh dapat memperpanjang umur, para ahli percaya. Berikut adalah beberapa penelitian yang telah menunjukkan beberapa penyakit yang dapat dicegah atau diperbaiki dengan minum teh:
Arthritis: Penelitian menunjukkan bahwa wanita berumur yang gemar meminum teh , 60 persen lebih rendah terkena penyakit rheumatoid arthritis dibandingkan dengan mereka yang tidak minum teh.
Kepadatan tulang: Minum teh secara teratur selama bertahun-tahun dapat menghasilkan tulang yang kuat. Mereka yang minum teh secara teratur selama 10 tahun atau lebih memiliki kepadatan tulang lebih tinggi daripada mereka yang tidak.


Menghirup secangkir teh panas bisa menjadi perlindungan melawan kankerPopulasi penelitian telah menghubungkan konsumsi teh dengan penurunan risiko beberapa jenis kanker. Para peneliti berspekulasi bahwa polifenol dalam teh dapat menghambat mekanisme tertentu yang mendorong pertumbuhan kanker. 
Flu: Anda mungkin dapat meningkatkan perjuangan Anda melawan flu dengan teh hitam.Pertahanan terbaik Anda terhadap tertular flu adalah dengan mencuci tangan Anda setiap waktu . Teh hitam lebih lanjut dapat meningkatkan upaya Anda untuk tetap sehat. Dalam penelitian terbaru, orang yang berkumur dengan larutan ekstrak teh hitam dua kali per hari menunjukkan kekebalan yang lebih tinggi untuk virus flu dibandingkan dengan orang yang tidak berkumur dengan teh hitam.
Penyakit Jantung: Sebuah studi terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Circulation menemukan bahwa minum lebih dari dua cangkir teh sehari mengalami penurunan resiko kematian setelah serangan jantung sebesar 44 persen.

Teh merupakan sumber yang kaya flavonoid quercetin, kaempferol, dan myricetin, dan penelitian menunjukkan bahwa asupan tinggi dietry senyawa ini berhubungan dengan penurunan risiko serangan jantung fatal. Dalam sebuah penelitian, orang yang minum sekitar satu cangkir setengah teh per hari hampir 40% lebih kecil kemungkinannya untuk menderita serangan jantung dibandingkan dengan yang bukan peminum teh.
Tekanan Darah Tinggi: pecinta teh mungkin akan terkejut mengetahui minuman pilihan mereka sangat bermanfaat bagi kesehatan terutama masalah tekanan darah tinggi . Orang yang minum setidaknya dua setengah cangkir teh per hari mengurangi resiko tekanan darah tinggi.
Penyakit Parkinson: Konsumsi teh dapat melindungi terhadap pengembangan gangguan neurologis (syaraf).
Kesehatan Mulut: Membilas dengan teh dapat mencegah gigi berlubang dan penyakit gusi.

Apa yang saja zat bertanggung jawab untuk berbagai manfaat kesehatan ini?Ini adalah minuman yang mempunyai bahan kimia yang kompleks sedangkan minuman ini tampak sederhana.
"Bagian besar kandungan bahan kimia teh, yaitu flavonoid - kelas antioksidan alami yang ditemukan di banyak tumbuhan ," jelas Dr Kenneth Mukamal, seorang internis di Beth Israel Deaconess Medical Center di Boston dan penulis laporan Sirkulasi "Dalam diet, teh hitam mungkin merupakan sumber terbesar tunggal flavonoid."
Antioksidan membersihkan tubuh dari molekul yang disebut radikal bebas, radikal bebas dalam sel-sel tubuh yang sangat tidak stabil dan cenderung bereaksi negatif dengan molekul penting lainnya seperti DNA, menyebabkan kerusakan dan luka pada tingkat sel. Radikal bebas yang terus berkembang dapat membuka jalan bagi penyakit seperti penyakit jantung dan kanker.
Dalam kasus penyakit jantung, antioksidan dalam teh dapat mencegah kematian akibat serangan jantung kedua dengan membantu pembuluh darah rileks, sehingga memungkinkan darah mengalir lebih mudah, berpotensi menurunkan tekanan darah dan mengurangi stres pada jantung.
Antioksidan dianggap berada di balik manfaat teh terhadap kesehatan gigi juga. Sejumlah studi telah menyarankan bahwa berkumur dengan teh hitam dapat menyebabkan kesehatan mulut yang lebih baik.
"Kami telah menemukan bahwa [antioksidan] dalam teh hitam akan menekan pertumbuhan bakteri dalam mulut yang menyebabkan gigi berlubang dan penyakit gusi," kata Christine Wu, profesor periodontik di University of Illinois di Chicago College of Dentistry. "Ini akan menghambat bakteri pada permukaan gigi."

Senin, 14 April 2014

4 Khasiat Tersembunyi Teh Hitam

Sejumlah penelitian telah untuk mengetahui manfaat penting teh hijau, minuman pilihan di Timur Jauh. Tapi di tempat lain di dunia, terutama di Eropa dan Timur Tengah, teh hitam menempati posisi tertinggi, dan lebih sedikit studi telah meneliti khasiat teh hitam ini.
Dalam hal antioksidan, teh hitam berada satu level di bawah teh hijau. Teh yang paling umum digunakan dan yang paling populer di Barat, teh hitam awalnya adalah teh hijau dengan pengeringan lebih lanjut – hal inilah yang mengakibatkan berubah warna dan rasanya. Teh Hitam mengalami oksidasi dan fermentasi penuh. Sehingga warnanya berubah menjadi hitam dan rasanya lebih kuat dan khas. Proses oksidasi dihentikan ketika aroma dan rasa telah didapatkan. Daunnya lebih lanjut dilumatkan untuk berbagai ukuran, dipilah-pilah dan disimpan sesuai dengan ukuran mereka.
Teh hitam adalah fondasi dari varietas teh populer. Dan banyak orang mungkin senang untuk mengetahui bahwa teh hitam, selain menjadi minuman menyenangkan, benar-benar bisa baik bagi kesehatan.
Berikut ini adalah varietas yang paling populer dari teh hitam. Kebanyakan diberi nama untuk dengan nama wilayah atau tempat pembudidayaannya:
  • Teh Hutan Kuno
  • Teh Assam
  • Teh Ceylon
  • Teh Darjeeling
  • Teh Earl Grey
  • Inggris Breakfast Tea
  • Teh Golden Monkey
  • Irlandia Breakfast Tea
  • Teh Keemun
  • Teh Lapsang Souchong
  • Teh Nepal
  • Teh Jeruk Spice
  • Teh Yunnan
Penelitian terbaru dalam jurnal medis terkemuka menyatakan bahwa teh hitam sangat potensial untuk tonik jantung , kanker blocker, peluruh lemak, stimulan kekebalan tubuh, pengurang radang sendi, pembunuh virus dan penurun kolesterol jahat.
“Teh mengalahkan semua harapan ilmiah sebagai minuman kesehatan yang paling ampuh yang pernah ada,” kata peneliti John Weisburger di Yayasan Kesehatan Amerika. “Dalam banyak cara teh dapat meningkatkan kesehatan benar-benar mengagumkan.”
Berikut adalah cara teh hitam dapat berpotensi menguntungkan kesehatan Anda:
  1. Teh Hitam Menyelamatkan Arteri. Minum teh hitam membantu mencegah penyumbatan arteri dan mengembalikan fungsi arteri rusak yang bisa memicu serangan jantung dan stroke. Pada tes arecent, Joseph Vita, MD, dari Boston University School of Medicine, memiliki pasien jantung yang meminum air biasa atau empat cangkir teh hitam setiap hari. Dalam sebulan, berkurangnya gangguan pembuluh darah (faktor risiko untuk serangan jantung dan stroke) meningkat sekitar 50% pada peminum teh hitam.
  2. Teh Hitam Menghambat pertumbuhan kanker. Teh telah lama dikaitkan dengan rendahnya risiko kanker perut, usus besar dan payudara, namun korelasi ini tidak terbukti. Sekarang studi laboratorium menemukan bahwa bahan kimia teh hitam sebenarnya dapat menghentikan pertumbuhan kanker. Peneliti Rutgers University menunjukkan bahwa senyawa dalam teh hitam yang disebut TF-2 menyebabkan sel kanker kolorektal “bunuh diri” dan sel-sel normal tidak terpengaruh.
  3. Teh Hitam mengurangi peradangan. TF-2, senyawa anti kanker yang baru ditemukan dalam teh hitam, menekan gen Cox-2 yang memicu peradangan, begitu menurut penelitian di Rutgers.
  4. Teh Hitam menonaktifkan virus. Tes sebelumnya membuktikan teh hitam dapat menetralisir kuman, termasuk beberapa yang menyebabkan diare, pneumonia, sistitis dan infeksi kulit. Penelitian baru oleh Milton Schiffenbauer dari Pace University menemukan bahwa teh hitam dan hijau menonaktifkan virus, termasuk herpes. Ketika Anda minum teh, menurutnya, kemungkinan besar Anda akan menonaktifkan virus di mulut Anda.

10 Manfaat Minum Teh Hitam

Teh hitam dibuat dari tanaman yang sama sebagai teh hijau dan teh putih. Teh hitam bukan berarti teh tanpa susu, dan teh putih tidak berarti teh dengan susu. Perbedaannya adalah cara daun teh diproses setelah memetik. Teh hijau dan teh putih tidak diproses sama sekali, sedangkan teh hitam sepenuhnya teroksidasi.
Berikut 10 manfaat kesehatan dari minum teh hitam:

1. Teh hitam sangat baik dan menjadi yang terbaik, sekaligus memiliki beberapa sifat kesehatan yang luar biasa yang tidak bisa diabaikan.
2. Teh hitam mengandung antioksidan yang mencegah kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas yang dapat menyebabkan berbagai penyakit.
3. Minum teh hitam dapat membantu mengurangi risiko serangan jantung dan stroke, karena membantu untuk memperluas arteri, yang meningkatkan aliran darah ke jantung.
4. Penelitian telah menunjukkan teh hitam dapat digunakan dalam perang melawan kanker. Sifat teh memperlambat pertumbuhan sel kanker tanpa merusak sel-sel sehat.
5. Teh juga dipercaya dapat membantu untuk menunda proses penuaan. Saat ini ada banyak anti penuaan krim dan lotion yang mengandung teh ekstrak untuk membantu kulit terlihat lebih muda.
6. Minum teh hitam dapat membantu untuk membakar lemak dan mempercepat metabolisme. Hal ini membuat minuman ideal bagi mereka yang mencari untuk menurunkan berat badan, atau yang berolahraga secara teratur.
7. Minum teh seperti teh hitam dan hijau membantu mengurangi kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik
8. Teh mengandung fluoride, yang dapat membantu mencegah kerusakan gigi dengan memperkuat enamel gigi.
9. Bagi penderita diabetes, minum teh dapat membantu menurunkan kadar glukosa, yang dapat mengurangi risiko katarak, dan kondisi lain yang disebabkan oleh diabetes.
10. Penelitian telah menunjukkan bahwa manfaat teh hitam berkurang ketika susu ditambahkan. Jadi, dalam mengambil manfaat kesehatan teh ini, disarankan agar anda tidak meambahkan teh dengan susu atau gula.